Jumat, 17 Oktober 2014

HILANG

Kala fajar menyingsing saat itu terdengar pengeras suara dari pemerintah..
Membangunkan masyarakat yang haus akan informasinya..
Informasi yang menyesakkan hati..
Sebuah berita duka yang dikumandangkan..
Siapa dia ? Siapa dia ?

Seorang yang pernah mengisi hati-hari selama SMP..
Bukan cinta pertama, dan bukan pacar pertama..
Tapi dia lah orang yang dianggap pacar pada masa ''cinta monyet'' kala itu..

Tak begitu lama hubungan yang dijalani..
Sedikit cerita yang termuat didalamnya..
Tapi keakraban selepas hubungan yang begitu sulit dilupakan..

Dan sekarang semua yang dijalani tinggal kenangan..
            ....HILANG....
Menyisahkan tangis, luka dan sakit hati didalamnya..
Entah buat keluarga, sahabat, dan orang terdekat..

Kematian seperti pencuri yang tak tahu kapan dan 
dengan cara yang bagaimana ia menghampiri..
Kesiapan diri yang dibutuhkan..
Mental yang kuat untuk mereka yang ditinggalkan..


REST IN PEACE MY EX-BOYFRIEND
DOLVIE WOWOR




SONDER, 17 OKTOBER 2014

Senin, 22 September 2014

SELALU BERSYUKUR

Banyak orang mengeluh akan apa yang terjadi dalam diri mereka, entah itu suka, duka, senang ataupun sedih. 
Ketika Tuhan memberikan kebahagian ada yang lupa bersyukur dan ketika Tuhan memberikan suatu cobaan, banyak yang mengeluh '' Tuhan ini terlalu berat, kenapa memberikan cobaan seberat ini kepada saya ?''
Dan ketika belajar dari apa yang saya alami saat ini, saya mulai mengerti bagaimana cara untuk bersyukur dalam keadaan apapun itu.
Beberapa bulan lalu, kira-kira bulan Juni saya dioprasi untuk mengangkat FAM(fibroadenoma) yang bersarang di payudara sebelah kanan saya. Sebelum menjalani oprasi, badan saya menjadi kurus karena pikiran, ''apakah umur semuda ini saya akan mati?''
Hari-hari berlalu saya dan keluarga menjalani semuanya dengan bahagia, karena sudah tidak ada lagi beban dalam pikiran mengenai penyakit saya.

----------------------------------------------------------------
Dan keraguan pun muncul saat ini, saat dimana saya mem-post tulisan saya ini, rasa sakit dan nyeri muncul pada kedua payudara saya. Bukan mengada-ada tapi inilah yang saya alami sekarang. Entah ini hanya sekedar respon payudara akan rasa dingin suhu atau apalah itu, saya tidak tahu.
Jujur rasa takut ada dan bahkan lebih besar dari sebelumnya. Pilihan untuk mengatakan pada orang tua, hmm.. saya menunggu waktu yang tepat saja, karena terlalu banyak hal yang membebani pikiran mereka mengenai saya.
-----------------------------------------------------------------
Ketika berada dalam posisi ini, saya mulai merenungkan dan saya masih mengakui betapa baiknya Tuhan dalam hidup saya. Ketika perlindungan masih ada dalam kehidupan saya, keluarga, pacar, teman dan sahabat saya. Rasa takut mulai saya lawan karena saya memiliki Tuhan yang lebih hebat dari rasa takut saya, saya punya Tuhan yang lebih dahsyat dari penyakit saya ini. 
Saya selalu percaya setiap perkara yang terjadi dalam hidup saya bukan karena keinginan saya semata tapi itu karena izin Tuhan, ketika Tuhan memperhadapkan saya pada cobaan seperti ini saya selalu percaya Tuhan akan menopang dan membantu saya, Dia tidak akan memberikan cobaan yang lebih besar dari batas kemampuan saya sebagai manusia, dan saya selalu percaya rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan.
Ketika banyak mukjizat terjadi di 2000 tahun yang lalu, begitupun sekarang mukjizat Tuhan masih berlaku sekarang dan selamanya, untuk saya dan untuk kalian semua. Amin






SONDER, 22 SEPTEMBER 2014
23:38 WITA




Minggu, 05 Januari 2014

BAGAIMANA NASIB CINTAKU ?


Aku dan kamu itu doakuAku dan kamu itu mimpi besarku
Bagaimana nasib cintakuHatiku masih hidup di ragamuMasih saja ku menganggapmu
Tak bisa aku melupakanmu
Aku dan kamu, itu dia doakuAku dan kamu, itulah mimpi besarku
Bagaimana nasib cintakuHatiku masih hidup di ragamu
Bagaimana nasib cintakuHatiku masih..
Bagaimana nasib cintakuHatiku masih hidup di ragamuMasih saja ku menganggapmu
Oooh kau mimpi besarku




SONDER, 6 JANUARI 201413 : 00 WITA